pelangiku...
dunia tercipta dari sebuah mimpi,sebuah mimpi yang tak berwarna.tapi mimpi itu terus datang seiring berjalannya waktu,hingga suatu saat mimpi itu tergores pelangi.
yaa,aku dapat menangkap pelangi.
pelangi ? ha ha ha
tangkaplah jika kamu bisa.
kenapa?apa yang salah?kenapa aku tidak bisa?
tentu saja,apa kau tak tahu,untuk melihatnya saja kau harus melewati hujan.
hujan?
ya,hujan.bukankah hujan itu menakutkan.kau akan merasa basah dan dingin.
ketika hujan datang,dia akan membawa petir bersamanya,membawa suara yang menggelegarkan telinga.
apa kau masih ingin melihat pelangi?
itu hanyalah sekumpulan garis berwarna,apa bagusnya?
tidak,pelangi bukan hanya sekedar warna,tapi sejuta harapan.
ketika matahari terbit kau akan melihat warna senja yang begitu indah,hangat dan menenangkan,bukankah itu merah dan kuning?
ketika matahari terbit ayam akan berkokok dan burung-burung pun akan bersiul dengan merdunya.maka ketika itu adalah awal baru untuk sebuah harapan.
apa kau lihat warna pohon-pohon itu?
kenapa mereka berwarna hijau?
kenapa dengan warnanya seakan hati ini merasa nyaman dan tenang?
entahlah,tapi warna ini telah memberikan sugesti tersendiri.
pohon hijau yang menyimpan oksigen bersih untuk kita dapat bernafas.
haahh,begitu menenangkan.
oia,apa kau lihat laut itu?
itu biru,dan lihatlah apa yang ada didalamnya.
segerombolan ikan-ikan berwarna yang begitu menikmati kehidupannya.
biru,seakan menapakan kaki di awan.
langit itu juga biru,dengan sentuhan putihnya.
waah,benar-benar indah,itu nampak seperti permen kapas biru yang seakan meleleh manis di dalam mulut.
Apa aku hanya harus melewati hujan yang basah dan dingin juga petir yang memekakan telinga untuk melihatnya?
bukan,bukan hanya itu.tapi semuanya harus berada diurutan yang tepat.
urutan yang tepat?
tentu saja.
kamu tidak akan melihat pelangi jika hanya matahari muncul ditengah hujan.
lalu?
matahari harus rendah di langit,bahkan sedikit di bawah garis cakrawala dan kamu harus membelakangi matahari dan mengetahui dimana hujan akan turun.
ketika itu kamu akan melihat warna dilangit.
cahaya yang dibiaskan dan dipantulkan oleh ribuan tetes air hujan.
karena nampak sulit,tapi bukan berarti kita tidak bisa.
karena Sang Pencipta telah memberikan peluang disetiap goresan dibelahan bumi ini.
dunia terbentuk bukan karena sihir.
tapi oleh mimpi.
mimpi yang membawamu terjatuh hingga mimpi yang membawamu berdiri kembali,hingga suatu saat,kamu akan lupa rasa sakitnya saat kamu terjatuh.
karena mata diberikan untuk melihat.
tangan diberikan untuk berbagi.
kaki diberikan untuk menopang.
dan hati diberikan untuk merasakan.
merasakan setiap peluang yang ada dengan keajaiban yang Sang Pencipta berikan,untuk saling berbagi dan melengkapi.
:) dida

Tidak ada komentar:
Posting Komentar